Minggu, 16 Desember 2012

Cerita




Kumyu si Kelinci yang cerdik 


Hari yang cerah pagi itu terdengar suara kicauan burung-burung  di suatu hutan yag sangat luas dan lebat. Hiduplah seekor  kelinci  kecil yang sangat cerdik dan pemberani yang bernama kumyu. Kumyu hidup sebatang kara tanpa ada teman yang dekat dengannya tetapi dia selalu bermain dengan riang. Kumyu merupakan kelinci yang baik hati, dia tidak pernah berbuat kerusuhan. Didekat hutan yang dia tempati ada sebuah ladang kecil milik pak tani, di ladang tersebut banyak sekali di tanam sayuran dan buah-buahan. Suatu hari ada sebuah kejadian yang membuat pak tani merasa kesal dan marah.
Saat pagi-pagi pak tani pergi ke ladangnya dia melihat ladangnya sudah berantakan, tanaman yang ia tanam hampir habis tidak tersisa dan rusak. Selang beberapa hari, kejadian seperti itu terulang kembali.  Teryata perbuatan  seekor kera, kera tersebut bernama Kinkin, ia adalah kera yang nakal, malas, tamak dan rakus. Kinkin selalu merusak dan memakan tanaman apa saja yang ada di ladang. Kinkin hanya memikirkan kesenangannya sendiri, Kinkin merupakan kera yang kurang di sukai oleh hewan lainya, karena kelakuannya. Perbuatanya selalu meresahkan yang lainnya, yang di pikirknya hanyalah dirinya sendiri, kepuasannya sendiri dan kesenangannya sendiri.      
 Suatu hari Kumyu si kelinci kecil yang cerdik dan pemberani teryata mengetahui perbuatan yang di lakukan oleh Kinkin si kera yang rakus. Si Kumyu yang baik hati ingin membantu pak tani dan memberi pelajaran ke pada si Kinkin, yang selalu meresahkan pak Tani atas perbuatanya yang tamak dan rakus karena sudah merusak dan memakan  tanaman yang ada di ladang pak Tani. Kumyu berfikir mencari cara bagaimana untuk menjebak si Kinkin. Sambil bermain dibawah pohon yang rindang si Kumyu terus berpikir mencari cara untuk menjebak Kinkin.  
Tak berselang lama Kumyu menemukan cara untuk menjebak si Kinkin, Kumyu langsung pergi mencari Kinkin. Di tengah jalan Kumyu tak sengaja bertemu dengan Kinkin, Kumyu berpura-pura baik kepada Kinkin.
Kumyu berkata:’’ kepada Kinkin, jika ada ladang di seberang hutan yang sedang di tanami Sayuran dan buah-buahan sangat banyak. Kinkin tak menyadari jika si Kumyu berbohong kepadanya tentang ladang yang sedang di Tanami tersebut, KinkinPercaya saja pada si Kumyu. Kinkin si Kera yang tamak dan rakus tersebut spontan membayangkan dia berada di ladang tersebut dan memakan semua yang ada di ladang. Kumyu setelah memberitahu si Kinkin dia bergegas pergi, dan langkah selanjutnya adalah mengatur rencana berikutnya untuk menjebak si Kinkin.
Kumyu pergi ke ladang ke tempat di mana yang ditunjukan kepada si Kinkin. Dia di situ membuat jebakan dengan memasang tali di atas sebuah lubang yang sudah di tutup dan di atasnya di beri dengan banyak sayuran dan buah-buahn. Tak lama ketika disore hari  Kinkin mendatangi  ladang tersebut dan melihat apakah ada seseorang di ladang  tersebut, dan Kinkin merasa yakin di ladang tersebut tidak ada siapa-siapa selain dirinya dan banyaknya sayuran serta buah-buahan. Tanpa di sadari oleh Kinkin, Kumyu si kelinci yang cerdik sudah bersembunyi lama berada di ladang  mengintai sambil  menunggu kedatangan si Kinkin. Kumyu terus mengintai gerak gerik si Kinkin. ketika Kinkin datang Kinkin  langsung meloncat lari ke ladang untuk memakan buah-buahan yang ada, yang sudah di beri perangkap oleh kumyu.  Spontan Kinkin kakinya terkana tali dan masuk kedalam  lubang yang sudah di tutup dan di beri buah-buahan di atasnya.
Kumyu mendekati Kinkin dan berkata kepadanya:’’ Jangan tamak dan rakus kau Kinkin’’. Semua perbuatann yang kau lakukan telah merugikan orang lain.
 Kinkin hanya diam dan merasa kesakitan. Tak selang berapa lama Kinkin menjawab: ’’aku bersalah, karna aku sudah tamak dan rakus ma’afkan aku, Tolonglah aku keluar dari sini’’.
 Kumyu:’’ Berjanjilah jangan kau ulangi lagi perbuatanmu’’?
Kinkin: ‘’Aku berjanji tidak akan tamak dan rakus lagi’’. Setelah mendengar jawaban Kinkin , Kumyu akhirnya bersedia untuk membantu Kinkin keluar dari lubang.
Setelah kejadian itu Kumyu dan Kinkin menjadi sahabat yang baik , mereka bermain bersama-sama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar